Peternakan Domba BUM Desa Giripeni Perkuat Ketahanan Pangan



GIRIPENI, WATES — Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates. Salah satunya melalui pengembangan usaha peternakan domba yang dikelola BUM Desa Binangun Mukti.

Usaha peternakan domba tersebut dikembangkan melalui dukungan Dana Desa Tahun 2025 sebagai modal usaha ketahanan pangan. Pemanfaatannya antara lain untuk pembangunan dan persiapan lokasi kandang serta mendukung kebutuhan operasional usaha.

Dari awal pengelolaan dengan sekitar 100 ekor domba, saat ini populasi ternak telah berkembang menjadi 155 ekor. Perkembangan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa unit usaha ketahanan pangan yang dikelola BUM Desa terus tumbuh dan memiliki potensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

Sinergi Dana Desa dan Dana Keistimewaan

Pengembangan peternakan domba BUM Desa Binangun Mukti tidak berdiri sendiri. Unit usaha tersebut menjadi bagian dari kawasan Lumbung Matraman Desa Giripeni yang bergerak di bidang pertanian dan mendapatkan dukungan Dana Keistimewaan DIY.

Pembangunan Lumbung Matraman dengan dukungan Dana Keistimewaan dan program ketahanan pangan melalui Dana Desa dikembangkan secara sinergis dan saling melengkapi. Pertanian dan peternakan diharapkan dapat menjadi bagian dari ekosistem pangan sekaligus ekonomi produktif di tingkat kalurahan.

Lurah Giripeni menyampaikan bahwa sinergi berbagai program dan sumber pembiayaan menjadi penting agar pembangunan desa memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

«“Kami ingin program ketahanan pangan tidak berhenti pada pembangunan sarana atau pengadaan ternak saja, tetapi benar-benar berkembang menjadi usaha produktif yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat kemandirian pangan Kalurahan Giripeni,” ungkapnya.»

Menurutnya, pengembangan Lumbung Matraman dan usaha peternakan BUM Desa merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki Kalurahan Giripeni.

BUM Desa Dorong Usaha Produktif

Direktur BUM Desa Binangun Mukti menjelaskan bahwa pengembangan peternakan domba dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan pemeliharaan dan perkembangan populasi ternak.

«“Awalnya sekitar 100 ekor domba, sekarang sudah berkembang menjadi 155 ekor. Kami terus melakukan pemeliharaan dan pengelolaan agar ternak dapat berkembang dengan baik serta usaha ini bisa terus berkelanjutan,” jelasnya.»

Pengelolaan usaha tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan pertumbuhan aset BUM Desa, tetapi juga mampu menciptakan aktivitas ekonomi yang memberikan dampak kepada masyarakat.

Ke depan, penguatan manajemen usaha, pencatatan keuangan, pemeliharaan ternak, pengembangan pakan, serta pemasaran menjadi bagian penting untuk memastikan unit usaha peternakan dapat berkembang secara sehat dan berkelanjutan.

Membuka Lapangan Kerja dan Meningkatkan Pendapatan

Sinergi antara ketahanan pangan dan Lumbung Matraman diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas. Selain menyediakan dan mengembangkan sumber pangan lokal, kawasan tersebut diarahkan untuk membuka peluang ekonomi dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Pengembangan pertanian dan peternakan secara terpadu juga menjadi bagian dari strategi desa dalam meningkatkan nilai tambah potensi lokal.

«“Harapannya, kegiatan ini dapat membuka kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan secara bertahap membangun kemandirian pangan desa. Karena itu, sinergi antara Dana Desa dan Dana Keistimewaan menjadi sangat penting,” tambah Lurah Giripeni.»

PLD Dampingi Proses Pengembangan

Pendamping Lokal Desa (PLD) turut melakukan pendampingan dalam proses pengembangan usaha ketahanan pangan tersebut. Pendampingan dilakukan dengan bersinergi bersama Pemerintah Kalurahan dan BUM Desa, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, monitoring hingga pengembangan usaha.

PLD menyampaikan bahwa keberlanjutan usaha menjadi hal penting dalam pengelolaan program ketahanan pangan.

«“Pendampingan kami diarahkan untuk mendukung Pemerintah Kalurahan dan BUM Desa agar program ketahanan pangan dapat berjalan sesuai perencanaan, tertib dalam pengelolaan, serta memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.»

Kolaborasi antara Pemerintah Kalurahan, BUM Desa Binangun Mukti, masyarakat, PLD, serta dukungan program Dana Keistimewaan DIY menjadi kekuatan dalam mengembangkan potensi lokal Giripeni.

Dengan populasi domba yang terus berkembang dan kawasan Lumbung Matraman yang terus dikembangkan, Kalurahan Giripeni berkomitmen menjadikan pertanian dan peternakan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.Aris PLD






Komentar

Postingan Populer