Stunting Turun, Komitmen Menguat: Ngestiharjo Gelar Rembug Stunting untuk Perencanaan 2027

 

Kulon Progo, 15 Juni 2026 – Pemerintah Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, menggelar kegiatan Rembug Stunting sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam upaya percepatan penanganan dan pencegahan stunting. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (15/6/2026) di Ruang Rapat Kalurahan Ngestiharjo ini menjadi bagian penting dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran pembangunan Kalurahan Tahun Anggaran 2027.

Rembug Stunting dihadiri oleh berbagai unsur terkait, antara lain Pemerintah Kalurahan Ngestiharjo, Bamuskal, Panewu Wates, Puskesmas Wates, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Wates, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kapanewon Wates, Bhabinkamtibmas, kader Posyandu, pendidik PAUD, Tim Penggerak PKK, serta unsur masyarakat lainnya yang memiliki peran dalam penanganan stunting.

Dalam kegiatan tersebut hadir narasumber dari Panewu Wates, Puskesmas Wates, PKB Wates, dan Pendamping Desa Kapanewon Wates yang memberikan berbagai masukan serta evaluasi terkait pelaksanaan program penanganan stunting di wilayah Kalurahan Ngestiharjo.

Lurah Ngestiharjo menyampaikan bahwa pelaksanaan rembug stunting tetap menjadi prioritas meskipun saat ini berbagai tingkatan pemerintahan menghadapi tantangan efisiensi anggaran. Menurutnya, upaya penanganan stunting merupakan investasi jangka panjang yang harus terus diperkuat demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam forum, jumlah balita stunting di Kalurahan Ngestiharjo menunjukkan tren penurunan. Pada tahun 2025 tercatat sebanyak 14 balita stunting, sedangkan hingga Juni 2026 jumlah tersebut menurun menjadi 11 anak. Penurunan ini menjadi indikator positif atas sinergi berbagai pihak dalam melakukan pendampingan keluarga, pemantauan tumbuh kembang anak, serta edukasi kesehatan dan gizi kepada masyarakat.

Rembug Stunting tahun ini membahas berbagai hal strategis, mulai dari evaluasi pelaksanaan program penanganan stunting tahun sebelumnya, identifikasi permasalahan yang masih dihadapi di lapangan, penyusunan rekomendasi usulan kegiatan, hingga penyepakatan delegasi yang akan membawa hasil usulan forum ke tahapan selanjutnya, yaitu Musyawarah Kalurahan Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kalurahan Tahun Anggaran 2027.

Melalui diskusi yang berlangsung aktif, forum juga menyepakati bahwa faktor utama keberhasilan penanganan stunting tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya anggaran yang tersedia, melainkan oleh ilmu pengetahuan dan kesadaran masyarakat. Peningkatan pemahaman keluarga tentang pola asuh, pemenuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci dalam menurunkan angka stunting secara berkelanjutan.

Dengan terselenggaranya Rembug Stunting ini, Pemerintah Kalurahan Ngestiharjo berharap berbagai program dan kegiatan yang direncanakan pada Tahun Anggaran 2027 dapat semakin tepat sasaran dan mampu mempercepat terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.

Komentar

Postingan Populer